Pesan Tuhan melalui Bencana

Pesan Tuhan melalui BanjirAwan masih pekat, Hujan masih terus mengguyur. Mari menyerah diri dihadapan kuasa Ilahi. Akui dosa dan kelemahan diri.

Buat apa ‘jumowo’, rasa diri hebat, rasa diri mampu. Bukankah untuk bernafas pun kita tak mampu bila Tuhan tak bantu? Siapa jaga ritme detak jantung kita? Tak lebih cepat, tak lebih lambat. Pas sesuai keperluan. 
Mengapa kita melupakan Tuhan?

Masalah sekarang ini, bukan mampu tak mampu atasi bencana. Tapi masalahnya adalah mampu tidak kita menangkap pesan Tuhan melalui bencana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s