Pengalaman Layar Blackout

Jadi beberapa minggu lalu saya baru saja melewati pengalaman yang cukup menyesakkan. Yaitu layar monitor laptop saya tidak bisa hidup.

Saya coba mencari tahu dulu penyebab blackoutnya. Karena monitor saya mati, saya takut kalau ada masalah di harddisk atau bagian mananya gitu. Saya sambungkan laptopnya ke monitor lewat HMDI dan VGA, ternyata screennya keluar di layar monitor tersebut. Nah, dari fakta itu saya mengambil kesimpulan kalau yang bermasalah itu layarnya, hanya saja belum tahu bagian mananya yg salah. Akhirnya saya melakukan backup menggunakan time machine.

Kemudian laptopnya pagi itu juga saya masukkan ke service center Apple. Setelah diperiksa oleh mas-masnya (meriksanya dibalik layar, jadi enggak tahu sebenernya apa yang dicek), dia bilang kalau layar monitornya rusak dan mesti diganti. Yah, mau bagaimana lagi kalau layarnya mati. Kemudian garansi laptop saya dicek oleh petugas service centernya, dan untungnya laptop saya masih garansi! Sisa garansinya itu 16 hari! (wuih, hampiiir) Karena enggak perlu mbayar, saya jadi mau-mau aja diganti layarnya yang katanya cuman butuh waktu sekitar seminggu. Saya juga masih bisa kerja di tempat lain lah ya, karena ada time machine.

Seminggu kemudian saya datang ke service center tersebut. Terus petugasnya bilang kalau sekarang nunggu layarnya datang itu sekitar sebulan hingga tiga bulan. Haduuh. Pada saat itu saya memutuskan untuk saya ambil dulu deh, soalnya kerja di tempat lain (yang lewat time machine) itu rasanya lemot gitu, kurang enak. Jadi sekarang plannya adalah kerja lewat secondary monitor.

Pada malamnya setelah saya ambil laptop tersebut, saat itu saya sedang memakai laptop untuk mengerjakan beberapa hal, tiba-tiba layar laptop saya hidup lagi. What The Fun?!?! Apa yang terjadi?!?!?! Layar laptop saya hidup dalam kondisi yang baik pada saat itu.

Saya penasaran sekali pada saat itu. Sehingga saya coba saja mencabut kabel VGAnya, lalu layar saya ternyata mati lagi. Kemudian saya pasang lagi kabel VGAnya, layar masih mati. Tetapi setelah saya restart (dalam keadaan laptop tersambung VGA), layar laptop saya sehat wal afiat. Jadi kesimpulannya pada saat itu adalah layarnya hanya akan hidup kalau disambungkan dengan VGA (pakai HDMI tidak hidup). Aneh sekali!

Saya jadi sangat curiga bahwa sebenarnya layar saya ini tidak rusak, tetapi mungkin bagian hardware lainnya atau driver VGAnya. Saya berfikir kalau misalkan yang rusak itu bukan hardware, brarti kalau saya lakukan hardware reset atau factory reset brarti laptop saya bisa sehat walafiat kembali. Nah, saya melakukan hardware reset terlebih dahulu petunjuknya ada di

How and when to reset your Mac’s PRAM and SMC

http://support.apple.com/en-us/HT201295
setelah saya lakukan hal tersebut, laptop saya kembali menjadi sehat wal afiat. Alhamdulillah.

Saya jadi mengingat-ingat apa yang saya lakukan sebelum monitor saya blackout. Ternyata saya menyambungkan laptop saya ke secondary monitor melalui thunderbolt yang dibeli di Bo*rma. Mungkin sih itu penyebabnya. Apalagi didukung dengan beberapa testomoni orang yang menggunakan thunderbolt tersebut, bahwa dengan menggunakan thunderbolt tersebut laptopnya bisa mati seketika (WEW).

Jadi di akhir cerita saya ini, ada beberapa hal yang saya pelajari:

  1. Time machine is so fucking important.
    Dalam hal ini, sekarang saya memiliki satu harddisk yang dedicated untuk keperluan time machine. Pada kasus ini, saya bisa melakukan duplikasi komputer saya di mac lain (iMac atau Macbook)
  2. Jangan percaya mentah-mentah analisis dari service center
    Kesalahan awal saya adalah mempercayai secara langsung apa yang dikatakan oleh petugas service center. Padahal bisa saja kan petugas service center tidak memeriksa seluruh kemungkinan kerusakan yang mungkin. Pada kasus ini petugas service center dengan mudah menjudge bahwa layar monitor saya rusak.
  3. Pada mac ada fitur hardware reset
    Selama ini saya hanya tahu factory reset, ternyata ada juga mekanisme hardware reset.

    How and when to reset your Mac’s PRAM and SMC

    http://support.apple.com/en-us/HT201295

  4. Hati-hati dengan barang KW
    Ini mungkin disebabkan karena barang KW minim dengan quality control sih ya.

Mudah saja bagi Tuhan untuk melakukan apa saja. Pada kasus ini, menghidupkan dan mematikan layar laptop. Saya juga teringat dengan kata-kata guru saya yang kurang lebih

Bukan sebab yang menjadikan akibat, tapi Tuhan lah yang menciptakan sebab untuk berlakunya akibat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s