Kasih Sayang Nabi

Apa yang kita rasakan ketika melihat orang lain melakukan kemaksiatan? Kita tertawakankah atau malah kita ejek?

Rasulullah SAW ketika melihat orang lain (umatnya) melakukan maksiat, beliau sedih dan berharap agar Allah memberinya kesempatan untuk bertaubat. Dan Rasulullah SAW selalu memohon taubat dan pengampunan atas kesalahan orang tersebut.

Lantas sudahkan kita mengikuti nabi kita Sayyidina Muhammad Rasulullah SAW dalam hal ini? Masihkah kita mau untuk tertawa? Mengejek? Atau mungkin membicarakannya dari belakang?

Sungguh jauh kita dari perasaan nabi tersebut. Maka mari kita berdoa agar Allah SWT beri kita kemampuan agar dapat mengikuti nabi kita tak hanya dalam hal perbuatan, namun juga perasaan beliau

Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.
At-Taubah ayat 128

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s