Ummiy

Banyak orang menghinakan Rasulullah SAW melalui gelar Ummiy. Disebutnyalah Rasulullah SAW merupakan seseorang yang buta huruf, tak bisa membaca dan menulis, bahkan ada sebagaian orang menganggap bodoh. Namun, sesungguhnya Ummiy merupakan suatu gelar yang amat mulia.

Rasulullah mendapatkan ilmu langsung dari Allah

Manusia biasa seperti kita dalam belajar membutuhkan perantara membaca dan menulis. Dari buku kita belajar ilmu. Melalui tulisan pula lah kita secara tidak langsung berguru kepada orang lain. Melalui literasi pulalah kita mengembangkan ilmu dan berfikir. Tapi tidak bagi Rasulullah, Manusia yang namanya disandingkan dengan nama Allah ini mendapatkan ilmu langsung dari Allah.

Ilmu Rasulullah tak terpengaruh oleh pemikiran manusia 

Dengan cara mendapatkan ilmu tersebut, ilmu dari Rasulullah tidaklah berdasarkan referensi manapun. Dan tidak terpengaruh oleh pemikiran apapun pada zaman itu.

Al-Quran bukan merupakan hasil karya manusia 

Apabila kita belajar atau menulis, kita selalu mencantumkan referensi darimana kita mendapatkan ilmu tersebut. Tapi tidak bagi ilmu Rasulullah, tidak pula Al-Quran. Al-Quran tidak sedikitpun merupakan produk pemikiran manusia. Bila Rasulullah mengambil ilmunya dari membaca dan menulis, maka dapat pula diragukan kemurnian ilmu Al-Quran dari Allah. Dapat pula dituduhkan bahwa Al-Quran terpengaruh oleh buku2 yang telah dibaca Rasulullah SAW. Tapi tidak, Rasulullah SAW hanya mendapatkan ilmu langsung dari Allah.

Islam bukan merupakan karya fikiran manusia 

Islam sebagai agama yang dibawa oleh Rasulullah, sebagai Ad-Din (cara hidup) yang mengatur kehidupan manusia ini pun bukan merupakan agama produk keilmuan pada saat itu. Dan sama sekali bukan produk pemikiran manusia. Melainkan seperti Al-Quran, diajarkan melalui seorang manusia yang tidak belajar melalui manusia lain, melainkan hanya dari Allah.

Perkataan dan perbuatan Rasulullah langsung dipandu oleh Allah 

Bahkan bukan hanya pemikiran beliau, seluruh perkataan dan perbuatannya pun hakikatnya merupakan wahyu dari Allah SWT. Sehinggalah Rasulullah diberi gelar maksum yang bebas dari dosa. Begitulah kehebatan gelar Ummiy ini. Begitulah pun Allah menjaga kemurnian agama Islam serta Al-Quran, sehinggakan beliau tidak Allah izinkan untuk belajar atau mengambil ilmu dari manusia lain.

Melalui manusia yang Ummiy inilah, terbangunlah sistem Islam pada sisi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, kemasyarakatan, pernikahan, sosial, dsb. Rasulullah pada saat itu selalu ditanya oleh para sahabat mengenai hal2 tersebut di atas dan beliau selalu berhasil menjawab pertanyaan tersebut. Tidaklah Rasulullah seseorang yang bodoh, beliau adalah Fathonah (seseorang yang paling pandai karena Allah Yang Maha Pintar dan Maha Mengetahui yang mengajarnya) sehingga ilmuya dapat menyelesaikan permasalahan kehidupan dari berbagai dimensi.

Benarlah apa yang guru saya pernah katakan, Ummiy merupakan mukjizat agung Rasulullah yang bermakna seorang manusia yang belajar melalui cara yang luar biasa tanpa perlu belajar dan menulis, mendapatkan ilmu secara langsung dari Allah Yang Maha Pintar, Maha Mengetahui dan Maha Segala-galanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s